Header

Header
  • Breaking News

    Asal mula kali sembra di kabupaten sorong selatan papua barat daya

    Asal mula kali sembra di kabupaten sorong selatan papua barat daya

     ASAL MULA KALI SEMBRA

    (Cerita Rakyat dari Kampung Seribau, Distrik Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan)

    Cerita Rakyat dari Kampung Seribau terdapat sebuah kali yang sangat jernih dengan air berwarna biru. Masyarakat setempat menamainya Kali Sembra.

    Cerita asal mula terjadinya Kali Sembra. simak baik-baik ya, semoga kalian bisa mengambil hikmah dari cerita ini.

    Asal mula kali sembra di kabupaten sorong selatan papua barat daya

    INI KISAH CERITANYA

    Kehidupan Srefle dan Keluarganya

    Pada zaman dahulu, hiduplah seorang pria bernama Srefle bersama keluarganya. Ia memiliki seorang anak laki-laki, sementara istrinya sedang mengandung dan akan segera melahirkan.

    Mereka hidup sederhana namun bahagia.

    Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Srefle mencari makanan di hutan. Suatu hari, persediaan makanan di rumah habis. Ia pun mengajak anaknya pergi berburu.

    “Nak, mari kita ke hutan mencari makanan. Biarkan ibumu beristirahat di rumah,” kata Srefle.
    “Ayah, kita akan berburu binatang, ya?” tanya sang anak.
    “Iya, Nak,” jawab Srefle.

    Dengan penuh semangat, mereka berangkat ke hutan.

    Perburuan yang Gagal

    Saat berada di hutan, tiba-tiba sang anak berteriak:

    “Ayah! Lihat, ada buruan”

    Srefle segera melemparkan tombaknya.

    Wuuuusss… praaanggg!

    Namun sayang, lemparannya meleset dan hanya mengenai batang pohon.

    “Ayah, buruannya lari!” teriak anaknya.
    “Ayo kita kejar!” jawab Srefle.

    Mereka pun berlari mengejar buruan itu. Namun di tengah perjalanan, anak Srefle tersandung batang pohon dan terjatuh.

    Ternyata, batang itu adalah pohon sukun yang sudah mati.

    Kesalahan yang Terjadi

    Srefle berkata:

    “Nak, pohon sukun mati ini pasti banyak ulat kayu. Kita bisa memakannya.”
    “Ayah, bukankah ulat kayu sangat bergizi?”
    “Betul, Nak.”

    Srefle lalu mengambil daun awo untuk membungkus ulat kayu. Ia mulai menebang batang pohon dan mengambil ulat-ulat di dalamnya.

    Melihat itu, anaknya ingin membantu.

    “Ayah, aku mau bantu!”
    “Boleh, asal kamu berani,” kata Srefle.

    Namun tanpa disadari, sang anak mengambil daun renat dan meletakkannya di kubangan babi.

    Padahal, menurut adat orang Teminabuan:

    Daun renat tidak boleh digunakan untuk membungkus makanan
    Kubangan babi adalah tempat yang dianggap tabu

    “Ayah, bolehkah aku meletakkannya di sini?”
    “Tidak apa-apa,” jawab Srefle tanpa berpikir panjang.

    Anak itu lalu membagi ulat-ulat tersebut:

    “Ini untuk saya, ini untuk Ayah, ini untuk Ibu… ini untuk babi… dan ini untuk adik yang masih dalam kandungan.”

    Terjadinya Bencana

    Tiba-tiba…

    GEMURUH BESAR TERDENGAR!

    Air menyembur deras dari tanah.

    “Ayah! Suara apa itu?” teriak anaknya ketakutan.

    Srefle terkejut melihat air memancar dari tempat anaknya meletakkan ulat tadi.

    Ia segera menggendong anaknya dan berlari.

    Namun air itu terus mengejar mereka.

    Mereka berlari:

    * naik bukit
    * turun lembah
    * hingga sampai di tepi laut

    Namun air itu tetap mengikuti.

    Saat di tepi laut, kaki Srefle terperosok ke lubang . Ia tak bisa bergerak lagi.

    Perubahan Menjadi Batu

    Akhirnya…

    Srefle dan anaknya tidak dapat menyelamatkan diri.

    Mereka berubah menjadi batu.

    Air yang mengejar mereka berubah menjadi kali dengan warna biru yang indah.

    Sejak saat itu, kali tersebut dinamakan Kali Sembra.

    Se berarti air
    Mbra berarti biru

    Jadi, Sembra berarti air biru.

    Batu yang diyakini sebagai Srefle dan anaknya masih ada hingga kini di muara kali, dan disebut “Nawqro” (lelaki yang berdiri tegak).

    Pesan Moral

    Cerita ini mengajarkan kita bahwa:

    - Kita harus mematuhi adat dan aturan yang berlaku
    - Kita harus mendengarkan nasihat orang tua
    - Jangan melanggar hal yang dianggap tabu, karena bisa membawa bencana

    No comments

    Post Top

    Post Bottom

    👉 Kunjungi Kartikel menarik lainnya di website resmi kami: 👉 👉 Klik Lalu Baca selengkapnya di sini