Menteri HAM Natalius Pigai Tolak Laporan Polisi terhadap Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Melalui Dialog
Menteri HAM Natalius Pigai Tolak Laporan Polisi terhadap Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Melalui Dialog
Jakarta, 14 April 2026 — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan penolakannya terhadap laporan polisi yang ditujukan kepada mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla.
Pigai menilai bahwa langkah pelaporan tersebut tidak memberikan manfaat yang signifikan dan justru berpotensi memperkeruh suasana. Ia menekankan pentingnya mengedepankan dialog sebagai solusi untuk menjaga persaudaraan antar sesama anak bangsa.
“Saya Menteri HAM tidak sepakat dengan laporan polisi terhadap Pak JK. Saya tolak tegas. Terus terang tidak ada manfaatnya juga. Pak JK itu negarawan, mantan Wapres, saya tidak yakin ada intensi buruk untuk mendiskreditkan agama tertentu. Adapun hal-hal yang jika dianggap tidak tepat bisa melalui upaya klarifikasi, melalui jalan dialog tanpa perlu melapor polisi,” ujar Pigai kepada wartawan.
Lebih lanjut, Pigai mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terpancing oleh narasi yang berpotensi membenturkan kelompok masyarakat, khususnya terkait isu agama.
Menurutnya, upaya membenturkan kelompok masyarakat hanya akan merugikan persatuan bangsa. Ia menegaskan bahwa menjaga kesejukan, persatuan, dan kesatuan merupakan hal yang jauh lebih penting dalam situasi saat ini.
“Membenturkan kelompok masyarakat yang satu dengan yang lain melalui isu agama hanya akan merugikan kita sebagai bangsa. Jauh lebih penting saat-saat ini kita menjaga kesejukan, persatuan dan kesatuan. Tempuh jalur dialog,” pungkasnya.



No comments