Senator Paul Finsen Walikota Pilih Tidak Lagi Suarakan Isu Papua hingga Akhir Masa Jabatan
Senator Paul Finsen Walikota Pilih Tidak Lagi Suarakan Isu Papua hingga Akhir Masa Jabatan
Jakarta, 11 April 2026 — Keputusan mengejutkan disampaikan oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Paul Finsen Walikota. Sosok yang dikenal vokal dalam menyuarakan berbagai isu strategis Papua ini menyatakan bahwa dirinya tidak akan lagi berbicara mengenai perjuangan rakyat Papua di DPD maupun forum nasional lainnya hingga akhir masa jabatannya.
Dalam pernyataannya, Senator yang akrab disapa PFM tersebut mengaku mengambil keputusan tersebut dengan berat hati dan kesedihan yang mendalam. Ia menegaskan bahwa langkah untuk tidak lagi bersuara secara keras, tegas, dan terbuka merupakan pilihan pribadi setelah melalui berbagai pertimbangan.
“Saya, Senator Paul Finsen Walikota, dengan berat hati dan kesedihan yang mendalam, memilih untuk tidak lagi berbicara membela aspirasi rakyat Papua di Tanah Papua,” ujarnya.
PFM juga menegaskan bahwa dirinya akan tetap pada sikap tersebut hingga masa jabatannya sebagai anggota DPD RI berakhir. Pernyataan ini sekaligus menandai berakhirnya sikap kritisnya yang selama ini konsisten mengangkat isu-isu Papua di tingkat nasional.
Meski demikian, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Papua di enam provinsi atas dukungan yang telah diberikan selama ini. Ia juga menegaskan kebanggaannya sebagai orang asli Papua yang telah berjuang bersama masyarakat dalam memperjuangkan aspirasi mereka di parlemen.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Papua di enam provinsi yang telah mendukung saya. Saya bangga menjadi orang asli Papua dan telah berjuang bersama masyarakat Papua,” ungkapnya.
Lebih lanjut, PFM memastikan bahwa dirinya tidak akan lagi mengangkat berbagai isu krusial yang selama ini menjadi fokus perjuangannya, seperti hak asasi manusia, penyitaan tanah adat, pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan dalam sidang paripurna DPD RI.
“Saya menyatakan sikap pribadi saya bahwa saya tidak akan lagi membahas perjuangan rakyat Papua dalam sidang paripurna DPD RI,” tegasnya.



No comments