Kutitipkan puisi ini untuk negeriku
Kutitipkan puisi ini untuk negeriku.
Di balik hamparan rimba yang lebat
kutulis kata-kata
dari gunung yang menjulang
hingga lautan biru yang sunyi.
Kisah indah negeri
dengan pesona alam yang kaya—
tarian burung-burung,
nyanyian alam yang merdu.
Namun warna-warni kehidupan tertindas,
hatiku pilu memandang tanah Papua.
Dari pesisir pantai hingga pedalaman,
seruling keindahan masih mengalun lirih.
Bangkitlah, wahai putra-putri Papua.
Kuraih kata, kuserahkan pada alam,
sambil bertanya dalam doa:
kapankah derita ini akan berakhir?
Di balik hamparan rimba yang lebat
kutulis kata-kata
dari gunung yang menjulang
hingga lautan biru yang sunyi.
Kisah indah negeri
dengan pesona alam yang kaya—
tarian burung-burung,
nyanyian alam yang merdu.
Namun warna-warni kehidupan tertindas,
hatiku pilu memandang tanah Papua.
Dari pesisir pantai hingga pedalaman,
seruling keindahan masih mengalun lirih.
Bangkitlah, wahai putra-putri Papua.
Kuraih kata, kuserahkan pada alam,
sambil bertanya dalam doa:
kapankah derita ini akan berakhir?



No comments