Lelah Itu Wajar, Menyerah Jangan
Lelah Itu Wajar, Menyerah Jangan
Sebenarnya lelah itu sangat wajar.
Manusiawi jika kenyataan tak selalu sesuai dengan keinginan hati.
Kadang kita dipaksa tetap kuat,
di tengah keadaan yang terus menekan.
Sebagian orang berkata,
"Ayo berjuang, kanker (Kantong Kere) itu harus dilawan."
Namun di dalam hati, ada suara kecil yang berbisik,
"Sudahlah… pasrah saja dengan kehendak Tuhan."
Sebenarnya lelah itu sangat wajar.
Manusiawi jika kenyataan tak selalu sesuai dengan keinginan hati.
Kadang kita dipaksa tetap kuat,
di tengah keadaan yang terus menekan.
Sebagian orang berkata,
"Ayo berjuang, kanker (Kantong Kere) itu harus dilawan."
Namun di dalam hati, ada suara kecil yang berbisik,
"Sudahlah… pasrah saja dengan kehendak Tuhan."
Tapi jauh di lubuk hati terdalam,
aku ingat… masih ada anak-anak yang membutuhkan.
Masih ingin melihat mereka tumbuh dan besar.
Kadang muncul pertanyaan yang begitu manusia:
"Kenapa harus saya yang mendapat cobaan ini?"
Namun percayalah…
kamu tidak sendiri.
Selama kita masih mau menerima dan tetap berharap,
selalu ada cahaya sampai akhir kehidupan.
Lelah boleh…
Menyerah jangan.
aku ingat… masih ada anak-anak yang membutuhkan.
Masih ingin melihat mereka tumbuh dan besar.
Kadang muncul pertanyaan yang begitu manusia:
"Kenapa harus saya yang mendapat cobaan ini?"
Namun percayalah…
kamu tidak sendiri.
Selama kita masih mau menerima dan tetap berharap,
selalu ada cahaya sampai akhir kehidupan.
Lelah boleh…
Menyerah jangan.




No comments