Header

Header
  • Breaking News

    Kepala yang Pernah Menunduk

    Di suatu hari langit terasa terlalu rendah dan langkah-langkah mengecil di bawah bayang-bayang orang lain

     Kepala yang Pernah Menuduk


    Di suatu hari
    langit terasa terlalu rendah
    dan langkah-langkah mengecil
    di bawah bayang-bayang orang lain

    aku belajar menunduk—
    bukan karena hormat,
    melainkan takut terlihat rapuh

    kata-kata orang
    menjadi cermin yang retak
    memantulkan wajah yang asing
    yang perlahan kupercaya sebagai diriku

    lalu waktu berbisik pelan,
    “berapa lama kau ingin hilang
    di dalam dirimu sendiri?”

    aku terdiam
    di antara runtuh dan bertahan

    sampai suatu pagi
    tanpa aba-aba
    aku mencoba mengangkat kepala

    pelan—
    seperti mengangkat beban
    yang selama ini kusebut takdir

    ternyata dunia masih sama
    tidak lebih ramah
    tidak lebih lembut

    tapi ada yang berubah:
    aku tidak lagi mengecil di dalamnya

    aku berdiri
    dengan luka yang belum sembuh
    dengan takut yang belum pergi

    namun kali ini
    aku tidak menunduk

    No comments

    Post Top

    Post Bottom

    👉 Kunjungi Kartikel menarik lainnya di website resmi kami: 👉 👉 Klik Lalu Baca selengkapnya di sini